Example floating
Example floating
Example 728x250
Kota Ambon

Dari Data Ke Aksi Nyata: Ambon Sukses Tekan Kemiskinan Lewat Kendali Inflasi Yang Efektif

140
×

Dari Data Ke Aksi Nyata: Ambon Sukses Tekan Kemiskinan Lewat Kendali Inflasi Yang Efektif

Sebarkan artikel ini

SUARATAHURI.COM  –  Pemerintah,Kota Ambon mencatat capaian positif dalam upaya pengentasan kemiskinan. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Ambon, tingkat kemiskinan pada tahun 2025 turun menjadi 4,34 persen, seiring dengan keberhasilan pengendalian inflasi sepanjang tahun berjalan.

Dalam konferensi pers yang digelar di Ruang Vlissingen, Balai Kota Ambon, Senin (6/10/2025), Kepala BPS Kota Ambon, Paulina Gaspers, menjelaskan bahwa hubungan antara inflasi dan kemiskinan sangat erat.

“Ketika inflasi terkendali, daya beli masyarakat meningkat. Ini berdampak langsung pada penurunan angka kemiskinan di Kota Ambon,” ujar Paulina.

Berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Februari 2025, garis kemiskinan di Kota Ambon tercatat sebesar Rp783.697 per kapita per bulan. Paulina menjelaskan, pada periode Desember 2024 hingga Februari 2025, Ambon bahkan mengalami deflasi, yang memperkuat posisi daya beli masyarakat.

Ia menambahkan, kemiskinan tidak hanya diukur dari aspek pendapatan. “Kemiskinan itu multidimensional — mencakup moral, empati, hingga intelektual. Karena itu, penanganannya membutuhkan pendekatan yang menyeluruh,” katanya.

Tren positif juga terlihat pada kedalaman dan keparahan kemiskinan. Menurut Paulina, berbagai program bantuan sosial yang digulirkan pemerintah di awal tahun berkontribusi besar terhadap penurunan kemiskinan ekstrem. “Jarak antara masyarakat miskin dan garis kemiskinan kini semakin kecil. Ini menunjukkan efektivitas kebijakan pemerintah daerah,” ujarnya.

Paulina memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Ambon dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) atas kinerja menjaga stabilitas harga. “Jika inflasi terkendali, kemiskinan otomatis ikut terkendali. Kerja TPID sangat menentukan hasil seperti yang kita lihat sekarang,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan memperkuat program perlindungan sosial.

“Kita akan terus memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dasarnya dengan harga yang wajar. Stabilitas harga menjadi prioritas utama untuk menjaga kesejahteraan warga,” tandas Wali Kota.

Dengan inflasi yang terjaga dan angka kemiskinan yang menurun, Ambon menunjukkan kemajuan nyata menuju kesejahteraan yang berkelanjutan. Pemerintah Kota Ambon bersama BPS dan TPID berkomitmen memperkuat kolaborasi agar capaian positif ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.(NR)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *