SUARATAHURI.COM — Ambon,Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menunjukkan komitmen kuatnya dalam membantu warga terdampak bencana alam dengan menyalurkan bantuan stimulan kepada korban kebakaran dan tanah longsor di sejumlah wilayah kota. Kegiatan ini dirangkaikan dalam apel pagi bersama jajaran ASN lingkup Pemerintah Kota Ambon yang digelar di Balai Kota, Senin (6/10/2025).
Bantuan diserahkan langsung oleh Walikota Ambon Bodewin Wattimena, didampingi Sekretaris Kota Ambon Roby Sapulette, sebagai wujud tanggung jawab dan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang mengalami musibah.
Dalam sambutannya, Walikota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan bahwa pemberian bantuan ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, terutama mereka yang terdampak langsung oleh bencana.
Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat yang terdampak bencana tidak dibiarkan sendiri. Hari ini kita tunjukkan komitmen itu,” ujar Walikota Ambon Bodewin Wattimena di hadapan seluruh peserta apel.
Menurut data yang disampaikan , terdapat 8 unit rumah di Gang Banjo, Negeri Batumerah yang menjadi korban kebakaran, dan 5 rumah lainnya terdampak tanah longsor. Masing-masing penerima bantuan mendapatkan Rp 15 juta sebagai dana stimulan untuk memperbaiki rumah mereka yang rusak. Bantuan ini merupakan tahap lanjutan setelah sebelumnya pemerintah menyalurkan kebutuhan dasar bagi korban pada masa tanggap darurat.
Walikota Ambon Bodewin Wattimena menambahkan, pemberian bantuan ini juga menjadi jawaban atas berbagai pertanyaan publik terkait transparansi distribusi bantuan bencana. Pemerintah, kata dia, berkomitmen untuk menyalurkan bantuan secara adil, cepat, dan tepat sasaran.
“Bantuan ini sekaligus menjawab berbagai tanggapan yang berkembang di masyarakat. Pemerintah tetap hadir dan terus berupaya maksimal,” terang Walikota Ambon Bodewin Wattimena.
Selain penyaluran bantuan, Pemerintah Kota Ambon melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga terus melakukan pemetaan wilayah rawan bencana serta sosialisasi mitigasi di kawasan padat penduduk. Hal ini dilakukan agar masyarakat lebih siap dan tangguh dalam menghadapi potensi bencana alam.
Pemkot Ambon juga membuka layanan aduan darurat bencana 24 jam yang dapat diakses oleh masyarakat, sehingga setiap kejadian dapat segera ditangani dengan cepat oleh petugas lapangan.
Walikota Ambon Bodewin Wattimena berharap agar bantuan ini dapat digunakan dengan bijak oleh para penerima manfaat serta menjadi penyemangat untuk bangkit dan kembali menata kehidupan setelah bencana.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana di Kota Ambon, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dan gotong royong di antara kita,” pungkas Walikota Ambon Bodewin Wattimena.
Kegiatan apel pagi yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan stimulan ini menjadi bukti bahwa Pemkot Ambon tidak hanya hadir dalam tataran kebijakan, tetapi juga turun langsung memberikan perhatian nyata bagi warganya yang membutuhkan.(NR)















