SUARATAHURI.COM — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto memberikan apresiasi terhadap inovasi layanan darurat Call Center 112 milik Pemerintah Kota Ambon saat melakukan peninjauan di Balai Kota Ambon, Jumat (18/10/2025) malam.
Didampingi Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dan Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena, Bima Arya meninjau langsung sistem pelayanan dan respons cepat petugas di ruang Call Center 112.
Walaupun masih baru, tapi sistemnya sudah dirancang untuk berkembang dengan baik. Ini langkah maju yang patut diapresiasi,” ujar Bima Arya.
Menurutnya, kehadiran Call Center 112 menjadi bentuk pelayanan publik yang modern, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan warga. Ia juga menekankan pentingnya penguatan jaringan, penambahan CCTV, serta sinergi lintas instansi seperti Kepolisian, Kodim, dan Rumah Sakit.
Mudah-mudahan Call Center 112 bisa menjadi contoh sistem emergency satu atap yang terintegrasi di Indonesia,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena menyampaikan bahwa kunjungan Wamendagri merupakan bagian dari agenda kerja saat berada di Ambon, sekaligus memantau perkembangan Call Center 112 pasca-launching pada 8 September 2025.
Beliau berdialog langsung dengan petugas untuk melihat sistem kerja dan kecepatan respons. Call Center 112 kini menunjukkan perkembangan luar biasa, dengan koordinasi yang lebih cepat dan efektif,” jelas Wali Kota.
Wali Kota menambahkan, Pemkot Ambon akan menindaklanjuti saran Wamendagri untuk memperkuat jaringan dan memperbanyak titik CCTV guna mendukung pelayanan yang lebih maksimal bagi masyarakat.
— Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto memberikan apresiasi terhadap inovasi layanan darurat Call Center 112 milik Pemerintah Kota Ambon saat melakukan peninjauan di Balai Kota Ambon, Jumat (18/10/2025) malam.
Didampingi Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dan Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena, Bima Arya meninjau langsung sistem pelayanan dan respons cepat petugas di ruang Call Center 112.
“Walaupun masih baru, tapi sistemnya sudah dirancang untuk berkembang dengan baik. Ini langkah maju yang patut diapresiasi,” ujar Bima Arya.
Menurutnya, kehadiran Call Center 112 menjadi bentuk pelayanan publik yang modern, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan warga. Ia juga menekankan pentingnya penguatan jaringan, penambahan CCTV, serta sinergi lintas instansi seperti Kepolisian, Kodim, dan Rumah Sakit.
“Mudah-mudahan Call Center 112 bisa menjadi contoh sistem emergency satu atap yang terintegrasi di Indonesia,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena menyampaikan bahwa kunjungan Wamendagri merupakan bagian dari agenda kerja saat berada di Ambon, sekaligus memantau perkembangan Call Center 112 pasca-launching pada 8 September 2025.
“Beliau berdialog langsung dengan petugas untuk melihat sistem kerja dan kecepatan respons. Call Center 112 kini menunjukkan perkembangan luar biasa, dengan koordinasi yang lebih cepat dan efektif,” jelas Wali Kota.
Wali Kota menambahkan, Pemkot Ambon akan menindaklanjuti saran Wamendagri untuk memperkuat jaringan dan memperbanyak titik CCTV guna mendukung pelayanan yang lebih maksimal bagi masyarakat.(NR)















