SUARATAHURI.COM – Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon, Frits R.M. Tatipikalawan, S.Hut., M.Si, melakukan konsolidasi langsung ke kantor pusat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta, Selasa (25/11/2025). Kedatangan Tatipikalawan disambut oleh Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB, sekaligus membahas sejumlah agenda strategis untuk memperkuat sistem penanggulangan bencana di Kota Ambon.
Pertemuan diawali dengan agenda utama, yakni konsolidasi penandatanganan Naskah Hibah dan BAST Gedung Pusdalops BPBD Kota Ambon. Gedung Pusdalops merupakan pusat kendali yang menjadi jantung koordinasi ketika terjadi bencana. Penyelesaian dokumen hibah ini menjadi langkah penting memperkuat operasional BPBD.
Selain agenda tersebut, PLT Kepala BPBD Ambon juga melakukan konsolidasi pada beberapa poin lainnya, yaitu:
1. Konsolidasi Hibah Kendaraan Operasional
BPBD Ambon mengusulkan hibah kendaraan operasional guna memperkuat mobilitas tim reaksi cepat di lapangan. BNPB merespons baik dan siap menindaklanjuti kebutuhan tersebut.
2. Konsolidasi Bantuan Logistik Kebencanaan
Tatipikalawan memaparkan kebutuhan logistik strategis untuk menghadapi potensi bencana, terutama pada momen musim penghujan. BNPB menilai usulan tersebut dan siap melakukan pendistribusian sesuai mekanisme.
3. Konsolidasi Hibah Rehabilitasi dan Rekonstruksi
Konsolidasi lanjutan mencakup dukungan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di sejumlah titik. Usulan ini menjadi prioritas demi percepatan pemulihan dan penguatan infrastruktur daerah.
Tatipikalawan menegaskan bahwa serangkaian konsolidasi ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Ambon dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat kapasitas penanggulangan bencana di daerah.
Konsolidasi ini penting agar semua kebutuhan BPBD Ambon tersampaikan dan ditindaklanjuti secara tepat oleh BNPB. Kita harus makin siap dan tangguh menghadapi potensi bencana,” tegasnya.
Dengan hasil konsolidasi tersebut, BPBD Kota Ambon dipastikan mendapat penguatan signifikan baik dari sisi fasilitas, logistik, maupun dukungan operasional.(NR)















