Example floating
Example floating
Example 728x250
Kota Ambon

Dari Meja Kafe, Pemerintah Baca Arah Ekonomi Kreatif Anak Muda Kota Ambon

132
×

Dari Meja Kafe, Pemerintah Baca Arah Ekonomi Kreatif Anak Muda Kota Ambon

Sebarkan artikel ini

SUARATAHURI.COM — Ambon,Pemerintah Kota Ambon membaca geliat ekonomi kreatif anak muda bukan dari ruang rapat, melainkan langsung dari meja-meja kafe yang kini menjamur di berbagai sudut kota. Hal itu tercermin dari kunjungan Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, ke sejumlah usaha kafe yang dikelola generasi muda, Sabtu (06/02).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah melihat secara langsung bagaimana kreativitas anak muda diterjemahkan menjadi usaha produktif yang hidup dan diminati masyarakat. Mulai dari kawasan Rumah Tiga hingga sekitar Jembatan Merah Putih, Toisutta berdialog dengan para pelaku usaha, meninjau konsep, hingga mencermati pengelolaan bisnis yang dijalankan.

Tak sekadar meninjau, Wakil Wali Kota juga turut mencicipi menu andalan di beberapa kafe sebagai bentuk apresiasi terhadap produk lokal yang dikembangkan anak muda Ambon.

Pantauan di lapangan menunjukkan, kafe-kafe yang dikunjungi tampak ramai pengunjung yang menikmati suasana akhir pekan. Kondisi ini menjadi indikator bahwa usaha kuliner berbasis kreativitas anak muda telah menjadi bagian penting dari dinamika ekonomi kota.

Dalam keterangannya, Ely Toisutta menegaskan bahwa Pemerintah Kota Ambon pada prinsipnya membuka ruang seluas-luasnya bagi tumbuhnya usaha kreatif, selama dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku serta memberikan kontribusi terhadap penguatan ekonomi produktif daerah.

Ia juga mendorong generasi muda untuk terus berinovasi dan menjaga kualitas usaha, baik dari sisi fasilitas, kenyamanan, maupun kebersihan dan higienitas produk. Menurutnya, perhatian pada aspek-aspek tersebut akan menentukan keberlanjutan usaha di tengah persaingan yang semakin ketat.

“Kalau kualitas dan kebersihan dijaga, maka kafe-kafe ini tidak hanya menjadi tempat berkumpul warga lokal, tetapi juga berpotensi menjadi daya tarik bagi pendatang yang datang ke Kota Ambon,” ujarnya.

Pemerintah berharap, berkembangnya usaha kafe kreatif yang digerakkan anak muda dapat membuka lapangan kerja baru, memperkuat ekonomi lokal, sekaligus membangun citra Ambon sebagai kota yang ramah terhadap kreativitas dan inovasi generasi muda.(NR)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *