SUARATAHURI.COM – Ambon,Pergantian Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Sekwan) Kota Ambon kembali menandai dinamika birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Ambon. Jabatan strategis yang sebelumnya dirangkap oleh Apries Gaspersz kini resmi dipercayakan kepada Kepala Bagian Pemerintahan, Alfian Lewenussa.
Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, telah menandatangani Surat Keputusan (SK) penunjukan Alfian Lewenussa sebagai Plt Sekwan DPRD Kota Ambon. SK tersebut diserahkan melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) pada Selasa (9/12), sekaligus mengakhiri masa rangkap jabatan yang telah berlangsung selama kurang lebih empat bulan.
Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Alfian Lewenussa membenarkan penunjukan tersebut. Ia menyatakan telah siap melaksanakan tugas serta tanggung jawab yang diembankan kepadanya.
Setelah itu Alfian langsung menghadap Walikota Ambon untuk melaporkan kesiapan menjalankan tugas. Ia juga menemui Ketua DPRD Kota Ambon sebagai langkah awal koordinasi dan bentuk sinergi antara Sekretariat DPRD dengan pimpinan lembaga legislatif.
Pergantian ini menutup periode ketidakpastian pengisian jabatan Sekwan definitif. Sebelumnya, Apries Gaspersz kembali dilantik sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) pada Agustus 2025 dalam perombakan birokrasi pertama di masa kepemimpinan Wali Kota Bodewin, namun tetap dipercaya merangkap sebagai Plt Sekwan karena posisi tersebut belum terisi.
Sejumlah kalangan menilai rangkap jabatan berpotensi memengaruhi efektivitas kerja Sekretariat DPRD, mengingat peran Sekwan yang sangat strategis sebagai penghubung antara eksekutif dan legislatif. Oleh karena itu, penunjukan Alfian Lewenussa dinilai sebagai langkah untuk mengefektifkan kinerja organisasi dan memastikan roda administrasi DPRD berjalan lebih fokus dan maksimal.
Meski demikian, penunjukan Pelaksana Tugas kembali memunculkan harapan sekaligus pertanyaan publik terkait kapan Pemerintah Kota Ambon akan menetapkan Sekretaris DPRD definitif. Jabatan tersebut dianggap terlalu strategis untuk terus diisi dalam status sementara.
Kini perhatian publik tertuju pada Alfian Lewenussa. Tantangan besar menantinya, tidak hanya dalam mengelola administrasi DPRD, tetapi juga menjaga keseimbangan hubungan kerja antara pemerintah kota dan wakil rakyat di tengah dinamika kebijakan dan fungsi pengawasan.(NR)















