Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahKota Ambon

Diskominfo Ambon Dorong Digitalisasi Ekonomi, UMKM dan Pariwisata Jadi Fokus Utama

38
×

Diskominfo Ambon Dorong Digitalisasi Ekonomi, UMKM dan Pariwisata Jadi Fokus Utama

Sebarkan artikel ini

Ambon, Suaratahuri.Com — Pemerintah Kota Ambon melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian, Ronald Lekransy terus mendorong pemanfaatan digitalisasi sebagai strategi utama dalam memperkuat ekonomi daerah.

Hal ini disampaikan dalam forum Coffee Morning “BAGARA (Bahas Gagasan dan Rencana Aksi)” bersama Bank Indonesia yang berlangsung di Ambon, Rabu (08/04/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Lekransy menekankan bahwa penguatan ekonomi digital harus berbasis data yang akurat, termasuk indeks digitalisasi, penggunaan smart payment, serta aktivitas e-commerce.

Ia menyebut, data tersebut menjadi instrumen penting dalam merancang kebijakan pembangunan yang efektif dan terukur.

“Dengan data yang tersedia, pemerintah dapat menyusun perencanaan ekonomi digital yang lebih terarah dan berdampak luas,” katanya.

Menurutnya, perkembangan indeks digitalisasi di Kota Ambon menunjukkan tren yang menggembirakan. Indeks smart city mengalami peningkatan dari 2,87 pada 2023 menjadi 3,1 di 2024 dan diproyeksikan terus bertumbuh.

Ia juga menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam menurunkan angka kemiskinan, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan.

Selain itu, peningkatan ekonomi daerah turut berdampak pada naiknya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Ambon yang kini berada pada kisaran 80 persen.

Pemerintah Kota Ambon, lanjutnya, juga fokus pada pengembangan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata berbasis digital sebagai sumber pertumbuhan baru. Pembangunan pusat ekonomi kreatif dan ruang publik menjadi bagian dari strategi tersebut.

Namun demikian, ia mengingatkan pentingnya pendampingan UMKM yang berkelanjutan.

“Tidak hanya jumlah, kualitas dan keberlanjutan usaha harus menjadi prioritas. Bantuan modal harus dimanfaatkan untuk pengembangan usaha, bukan untuk kebutuhan konsumtif,” tegasnya.

Ia pun mendorong adanya sinergi lebih kuat dengan Bank Indonesia untuk memperluas edukasi digital kepada pelaku UMKM, termasuk menjangkau mereka yang belum tersentuh teknologi digital.

Di sektor pariwisata, potensi wisata bahari Ambon dinilai sangat menjanjikan, meskipun masih dihadapkan pada tantangan seperti pengelolaan sampah yang perlu mendapat perhatian serius.

Dengan kolaborasi lintas sektor, Pemerintah Kota Ambon optimistis penguatan ekonomi digital dapat berjalan seiring dengan sektor riil guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(NR)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *