AMBON,SuaraTahuri.Com – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Ambon bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Ambon menggelar pelayanan Perlindungan Sosial (Perlinsos) dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Negeri Hatiwe Besar, Kota Ambon, pada 15–16 Juli 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di Kantor Negeri Hatiwe Besar tersebut mendapat sambutan dan antusiasme tinggi dari masyarakat. Warga memanfaatkan kesempatan itu untuk memastikan data kependudukan mereka telah tercatat dengan benar, sekaligus melakukan aktivasi IKD sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan administrasi kependudukan.
Penjabat Negeri Hatiwe Besar, Nuansa Joi Sangadji, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Ambon, khususnya Dinas Sosial dan Disdukcapil, yang telah menghadirkan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Menurut Sangadji, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, dan Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, agar seluruh warga Kota Ambon terdata secara akurat sehingga dapat diakomodasi dalam berbagai program pemerintah, termasuk bantuan sosial bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan.
Kami memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas kegiatan ini. Arahan Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota agar seluruh masyarakat Kota Ambon memiliki data yang valid benar-benar diwujudkan melalui pelayanan langsung di lapangan. Ini merupakan langkah yang sangat baik dan patut diapresiasi,” ujar Sangadji kepada media di sela-sela kegiatan.
Ia menilai, kehadiran langsung petugas dari Dinsos dan Disdukcapil membuat pelayanan menjadi lebih efektif karena masyarakat dapat memperoleh penjelasan sekaligus menyelesaikan berbagai kebutuhan administrasi kependudukan di lokasi.
Sangadji juga mengaku bersyukur melihat tingginya partisipasi masyarakat Negeri Hatiwe Besar yang hadir sejak hari pertama hingga hari kedua pelaksanaan kegiatan.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Hatiwe Besar yang begitu antusias datang ke Kantor Negeri untuk memastikan data diri maupun keluarganya sudah sesuai. Antusiasme masyarakat ini menunjukkan bahwa mereka memiliki kesadaran yang tinggi akan pentingnya data kependudukan yang akurat,” katanya.
Ia berharap kegiatan jemput bola seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai wilayah Kota Ambon agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh pelayanan administrasi kependudukan dan terdata dengan baik dalam sistem pemerintah.
Melalui kegiatan Perlinsos dan aktivasi IKD tersebut, Pemerintah Kota Ambon terus memperkuat akurasi data kependudukan sebagai dasar penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran serta meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.(NR)















