Ambon,Suaratahuri.Com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara yang dihafal, tetapi harus menjadi “roh” dalam setiap tindakan aparatur sipil negara (ASN), terutama dalam menghadirkan pelayanan publik yang berintegritas.
Penegasan ini disampaikan melalui sambutan tertulis Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, yang dibacakan oleh Penjabat Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette, dalam kegiatan Penguatan Literasi Nilai-Nilai Pancasila, Kamis (23/04/2026), di Balai Kota Ambon.
Dalam sambutan tersebut, Pemkot menekankan bahwa Pancasila adalah fondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa, sekaligus benteng terhadap berbagai ancaman yang dapat merusak persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Jika kita benar-benar memahami Pancasila sebagai ideologi bangsa, maka penguatan nilai-nilainya harus menjadi dasar dalam membentuk karakter dan pola pikir ASN,” tegasnya.
Pemkot Ambon juga menyoroti lima prinsip utama yang wajib menjadi pegangan ASN, yakni membangun birokrasi beretika dan berintegritas, menghadirkan pelayanan publik yang humanis dan tanpa diskriminasi, menjauhkan diri dari kepentingan pribadi, mengutamakan musyawarah, serta memastikan pelayanan yang adil dan tidak berbelit-belit.
Lebih jauh, ASN diingatkan bahwa setiap tindakan bukan hanya dinilai oleh manusia, tetapi juga oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, sehingga tanggung jawab moral menjadi bagian penting dalam pelayanan publik.
Sebagai langkah nyata, kegiatan ini akan dilanjutkan dengan aksi penanaman bibit pohon di Negeri Siwang, sebagai simbol komitmen menjaga keberlanjutan dan persatuan.
Pemkot berharap kegiatan ini mampu mendorong perubahan pola pikir ASN, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin berkualitas, adil, dan berintegritas.(NR)















