SUARATAHURI.COM — Ambon,Sekretaris Kota Ambon, Robert Sapulette, menegaskan pentingnya peran gereja tidak hanya sebagai ruang ibadah, tetapi juga sebagai benteng moral dan sosial di tengah dinamika kehidupan masyarakat perkotaan yang semakin kompleks.
Hal tersebut disampaikan Sekkot Ambon saat menghadiri kegiatan peribadatan dan perayaan gerejawi di Kota Ambon. Kehadirannya menjadi simbol keterlibatan aktif pemerintah dalam merawat nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan spiritualitas yang selama ini tumbuh kuat di tengah masyarakat Maluku.
Menurut Sapulette, gereja memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter umat, menanamkan nilai kejujuran, kedisiplinan, serta semangat pelayanan yang sejalan dengan prinsip-prinsip pembangunan daerah.
“Pemerintah dan gereja memiliki tanggung jawab moral yang sama dalam menjaga harmoni sosial, memperkuat persaudaraan, dan menumbuhkan etika publik,” ujar Sekkot Ambon di hadapan jemaat.
Ia menambahkan, di tengah tantangan sosial seperti perubahan budaya, tekanan ekonomi, dan arus informasi yang cepat, gereja diharapkan tetap menjadi ruang yang menenangkan, mendidik, dan mempersatukan umat tanpa sekat.
Sekretaris Kota Ambon juga mengapresiasi peran para pemimpin gereja dan jemaat yang selama ini konsisten mendukung terciptanya suasana damai, rukun, dan inklusif di Kota Ambon.
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh unsur pelayan gereja, jemaat, serta tokoh masyarakat. Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan kota tidak hanya bertumpu pada aspek fisik, tetapi juga pada kekuatan nilai, iman, dan solidaritas sosial.(NR)















