Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahKota AmbonPemerintahan

Ambon Masuk Era Digital Media: Slaber Diluncurkan, Pelaporan Kini Lebih Transparan dan Efisien

29
×

Ambon Masuk Era Digital Media: Slaber Diluncurkan, Pelaporan Kini Lebih Transparan dan Efisien

Sebarkan artikel ini

Ambon,Suaratahuri.Com – Pemerintah Kota Ambon resmi memasuki babak baru dalam tata kelola kerja sama media dengan meluncurkan aplikasi Sistem Lapor Berita (Slaber)—sebuah inovasi digital yang mengakhiri era pelaporan manual.

Peluncuran ini diumumkan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kota Ambon, Ronald Lekransy, di Ruang Vlissingen Balai Kota Ambon, Rabu (22/04/2026), di hadapan para pimpinan media.

Menurutnya, kehadiran Slaber menjadi jawaban atas tantangan pesatnya pertumbuhan media yang selama ini menyulitkan pemantauan publikasi secara menyeluruh.

“Selama ini pelaporan masih manual dan tidak efisien. Dengan Slaber, semua publikasi media terdokumentasi secara digital dan terpantau dalam satu sistem,” tegasnya.

Melalui sistem ini, media cukup sekali mengunggah dokumen perusahaan sebagai syarat kerja sama. Selanjutnya, setiap karya jurnalistik dapat dilaporkan secara praktis—cukup menginput judul berita, kategori, tanggal tayang, serta mengunggah bukti digital.

Langkah ini sekaligus menghapus praktik lama yang dinilai membebani—pengumpulan dokumen fisik yang memakan waktu dan biaya. Kini, seluruh data tersimpan rapi dalam sistem dan dapat diakses kapan saja, termasuk untuk kepentingan audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan.

Bagi pemerintah, Slaber berfungsi sebagai dashboard pemantauan efektivitas publikasi. Sementara bagi media, sistem ini menjadi solusi administrasi modern yang lebih cepat, efisien, dan terstruktur.

Tak hanya itu, Slaber juga menghadirkan fitur komunikasi dua arah yang memungkinkan koordinasi langsung antara media dan pemerintah—mulai dari klarifikasi hingga pelaporan.

Meski sistem semakin digital, Ronald menegaskan peran kritis media tetap dijunjung tinggi.

“Pemerintah tetap membuka ruang koreksi selama disampaikan secara etis dan berbasis data,” ujarnya.

Ia berharap, Slaber mampu menjadi tonggak baru dalam membangun ekosistem media yang transparan, profesional, dan akuntabel di Kota Ambon.

“Ini bukan sekadar aplikasi, tapi transformasi menuju sistem kerja sama media yang lebih modern,” tandasnya.(NR)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *